JAM KERJA 6.00-20.00
WA 0822 2121 4145
Jumlah = pcs
Keranjang
Filter: All Open Resolved Closed Unanswered
Kategori BLOG
Time Monday, October 18th 2021.
In View 3371 kali

Saat orang baru pertama kali melihat sex toys mungkin merasa aneh, Tahukan sebenarnya alat bantu sex sudah ada sejak zaman kuno. dan penemuan benda benda kuno yg di duga adalah mainan sex sudah banyak yang terungkap, Di Eramoderen, Mungkin sobat pernah sekali dua kali melihatnya di sosmed atau ketika browsing ke web onlen.

kutip dari halaman ✂Pemotongan text.../global/read/2628422/seperti-ini-bentuk-dan-fungsi-sex-toys-pada-masa-lalu

Eastbourne – Hallie Lieberman kali pertama melihat dildo atau mainan »$£ΚŠ pada saat masih berusia 10 tahun.

Kala itu, ia itu mengira benda yang ditemukannya di motel Florida Keys sebagai peruncing pensil. Ternyata rasa penasaran itulah yang membawanya menjadi pakar dildo.

Dikutip dari fusion.net pada Senin (17/10/2016), Lieberman sekarang ini menjadi seorang ‘dildografer’ dan meraih gelar doktor bidang sejarah mainan »$£ΚŠ dari University of Wisconsin.

Lebih dari sekedar urusan pemuasan »$£ΚŠual, ia mengabdikan dirinya untuk mendalami nuansa budaya mainan-mainan »$£ΚŠ sejenis dildo.

Ternyata, dildo sudah dikenal sejak…Zaman Es. Ya, saat itu dildo dibuat dari pahatan batu atau tulang hewan yang dibentuk mirip dengan penis.

Cincin penis hadir di Jepang setidaknya dalam 500 tahun belakangan. Pada Abad ke-19, dildo kaca di China diisi dengan susu atau urin hangat untuk merangsang ejakulasi.

Lieberman mengatakan, “Alat ✂Pemotongan TXT kita tidak sempurna. Tidak selalu bertugas sebagai seperti yang diinginkan. Jadi, sebagai manusia, kita mencoba memperbaiki ketidaksempurnaan biologis menggunakan alat-alat bantu »$£ΚŠual.”

Heboh urusan dildo selalu ada sejak dulu. Di kalangan Yunani Kuno, menurut Lieberman, ada kekhawatiran bahwa kaum wanita akan berhenti menginginkan pria.

Bahkan, Anthony Comstock, Inspektur Pos di Amerika Serikat pada zaman Victoria, menyebut mainan-mainan »$£ΚŠ sebagai “benda-benda karet tak bermoral.” Ia juga menggugat pengiriman benda-benda erotis, mainan »$£ΚŠ, dan alat KB melalui layanan pos.

“Saat itu, pemerintah AS sangat anti mainan »$£ΚŠ dan menggugat para produsen mainan »$£ΚŠ. Kita mencoba memusnahkan industri ini dan tidak berhasil. Jelaslah ada kebutuhan manusia untuk benda-benda ini.”

Lieberman sudah penasaran sejak masih di sekolah menengah. Namun ia sekarang meluangkan waktu beberapa tahun lamanya mencatat sejarah mainan-mainan »$£ΚŠ, sekaligus informasi tentang penerimaan masyarakat saat itu.

Sejumlah temuan sejarah dan antropologi mengungkapkan keberadaan dildo di berbagai budaya dunia sejak masa lalu.
6 Mainan »$£ΚŠ Kuno dari Tiongkok

Sementara itu, dikutip dari laman unilad.co.uk, juga pada Senin (17/10/2016), laporan ranker.com menyebutkan bahwa mainan-mainan »$£ΚŠ di China pada masa lalu juga tidak terlalu berbeda dengan yang ada sekarang.

Berikut ini adalah 6 perangkat »$£ΚŠ yang pernah hadir dalam sejarah masa lalu manusia, walaupun tidak selalu sebagai mainan »$£ΚŠ:

1. Pelana Siksaan Dildo

(Sumber unilad.co.uk)

Benda yang satu ini sebenarnya bukan mainan »$£ΚŠ, tapi merupakan alat hukuman bagi kaum wanita yang berselingkuh.

Seorang kaisar bisa memerintahkan menelanjangi seorang wanita, mendudukannya di atas pelana, dan mengaraknya berkeliling kota dalam keadaan tanpa busana.

Sambil diarak, orang-orang diminta melemparinya dengan benda-benda dengan maksud mempermalukan wanita selingkuh itu.

Sekarang ini, pelana dildo masih ada, tapi dipakai untuk petualangan »$£ΚŠ yang seru dan bukan lagi sebagai alat hukuman.

2. Sarung Penis

(Sumber Wikimedia)

Alat ini dipakai untuk ‘mengurung’ penis dan memaksa mengarahkannya ke bawah.

Bangsa China purba meyakini bahwa ejakulasi yang terlalu sering dapat menyebabkan berkurangnya ‘jing’, yaitu ‘hakekat’ kepriaan. Hal itu dapat berbahaya bagi kesehatan dan dapat membawa maut.

Dengan demikian, diciptakanlah alat untuk menghindari »$£ΚŠ atau yang sebisa mungkin menahan ejakulasi.

3. Dildo Kopong

(Sumber Imgur)

Menurut laporan ranker.com, semakin besar kekayaan seorang pria pada jaman China purba, maka semakin banyaklah istrinya. Sehingga kegiatan ranjang bisa bertubi-tubi dan melelahkan.

Dengan demikian, kaum pria (dan mungkin juga kaum wanita) pada masa China purba sangat mendukung ✂Pemotongan TXT bagi wanita. Dengan adanya pengganti penis, istri-istri itu tidak menyeleweng dengan pria lain.

Dildo menjadi cukup populer dan para istri kaum pria kaya bahkan mendapatkan hadiah dildo ukiran indah dari bahan perunggu atau batu giok.

Kebanyakan dildo itu dibuat berlubang di tengahnya supaya bisa diisi dengan cairan yang dapat disemprotkan untuk meniru suasana ejakulasi.

4. Pembasmi Setan

(Sumber Wikimedia)

Kalau mendengar namanya, sebaiknya alat yang mengandung kata ‘pembasmi’ dihindari. Tapi, tugas alat ini memang sesuai dengan namanya.

Pada masa penciptaannya, sekitar 5.000 dildo seperti ini dipakai bukan secara »$£ΚŠual. Lubang-lubang dekat testikel digunakan untuk menggantungnya di pintu karena dipercayai setan-setan akan malu melihat ✂Pemotongan TXT pria bergantung di dinding dan mereka enggan mendekat ke rumah.

5. Cincin-cincin Penis

(Sumber Pixabay)

Nah, cincin seperti ini juga masih populer hingga sekarang. Ternyata, cincin ini sudah ada sejak Dinasti Jin.

Kira-kira pada 1200 M, kaum ningrat China purba memang jagonya cincin-cincin penis.

Karena memiliki banyak istri dan ketakutan mereka akan ejakulasi, alat untuk memperlambat ✂Pemotongan TXT ini menjadi kebutuhan kaum pria kaya saat itu.

6. Kursi Roda Perawan

(Sumber Pixabay)

Kaisar Sui Yang To meminta rancangan khusus kursi roda untuk suatu keperluan, yaitu sebagai perangkap bagi para ramaja perawan.

Alat ini memiliki capitan-capitan yang melesat menjepit seorang wanita muda ketika ia didudukkan di atas kursi.

Kursi ini kemudian menyengkang kaki-kakinya den menguncinya pada sudut tertentu untuk memastikan kemudahan kaisar mendekatinya.

Incoming search terms: Natural Incoming terms #hukuman pelana dildo (1)
← TERBARU (BERANDA) SEBELUM NYA →

Hbg! Seller